Skip to main content

follow us

Banyak alasan mengapa orang akhirnya menghapus media sosial. Banyak yang telah melakukan "detox" media sosial dengan hanya sekedar jeda, permanen atau sementara, dari dunia maya. Detox media sosial berarti berhenti sementara atau selamanya untuk mengeluarkan kecanduan sosial media dalam tubuh.

Detox media sosial tidak akan membuat Anda kehilangan teman dan keluarga di dunia nyata. Detox tidak akan membuat Anda jadi anti sosial. Dengan istirahat sejenak dari dunia maya akan memberikan banyak perubahan yang lebih baik.

Tentu saja, karena hubungan setiap orang dengan media sosial itu unik (mengerikan), cara orang menghadapi pemutusan juga bervariasi. Untuk beberapa orang, log off untuk sementara adalah cara yang umum untuk mengembalikan peran kita sebagai manusia.

Bagi yang lain, meninggalkan media sosial itu biasa-biasa saja, dan itu tidak mengubah kebiasaan mereka. Ada juga beberapa orang membenci media sosial dan tidak ingin menyentuhnya lagi.

Tetapi apakah alasan terakhir yang membuat orang menghapus aplikasi, menangguhkan akun? Sementara atau untuk selamanya?

Pengguna media sosial terus bertambah. Bahkan, rata-rata orang menghabiskan setidaknya 6 Jam per hari untuk melihat situs dan aplikasi media sosial favorit mereka. Ini adalah jumlah waktu yang luar biasa yang dapat dihabiskan dengan cara lain, tetapi juga merupakan indikasi dari budaya sosial dan bisnis yang bergantung dengan internet seperti saat ini.

Namun, ini tidak berarti bahwa menghabiskan banyak waktu di media sosial ini baik untuk Anda. Meskipun pekerjaan Anda mungkin mengharuskan Anda untuk tetap online selama jam kerja, itu bisa sangat membantu untuk detoxifikasi selama akhir pekan atau selama liburan.


6 Alasan Orang Mulai Melakukan Detox


1. Tercipta Siklus Perbandingan Sosial


Kebanyakan orang yang menggunakan media sosial akhirnya membandingkan diri mereka dengan kehidupan semua orang yang mereka kenal. Masalahnya adalah ini dapat berdampak serius pada harga diri Anda.

Misalnya, jika semua orang yang Anda kenal menikah dan memiliki bayi tetapi Anda masih lajang, Anda mungkin akan merasa terisolasi dan kesepian. Ini bahkan dapat menyebabkan depresi serius bagi sebagian orang.

Mulailah lepaskan diri dari siklus tidak sehat ini dengan mengambil jeda dari media sosial sehingga Anda dapat terhubung kembali dengan semua hal mengagumkan dalam hidup Anda.

2. Kontrol Privasi


Media sosial adalah cara mudah untuk tetap berhubungan dan berbagi foto, tetapi juga secara tidak sadar, Anda sudah melepaskan begitu saja privasi Anda.

Sekecil apapun rasa malu yang hilang akan berlanjut dan terus berlanjut dengan terbukanya Anda terhadap privasi Anda. Tetaplah di jalur yang benar, media sosial menawarkan kebebasan berekspresi, dan kontrol itu ada pada diri Anda sendiri.

3. Seperti ada Kompetisi


Bahkan jika Anda tidak menyadarinya, media sosial memunculkan sisi kompetitif Anda. Ini karena dasar utama jejaring media sosial seperti Facebook adalah untuk menarik perhatian ke posting Anda.

Setiap reaksi dan komentar adalah ukuran seberapa populer postingan Anda, yang dapat membuat Anda berusaha untuk mengalahkan orang lain dan bahkan diri Anda sendiri.

Jenis daya saing ini tidak sehat, dan dapat menyebabkan kecemasan dan depresi. Ambil jeda kesehatan mental dengan menjauh dari media sosial untuk sementara waktu!

4. Perubahan Suasana Hati Secara Keseluruhan


Semakin banyak waktu yang Anda habiskan di situs media sosial, semakin besar kemungkinan Anda untuk mengembangkan depresi. Selain itu, jumlah waktu yang Anda habiskan di situs-situs tersebut secara langsung berkaitan dengan apakah Anda merasa stres atau bahagia.

Dengan kata lain, jika Anda merasa sangat cemas, stres, atau tertekan, ini adalah saat yang tepat untuk melakukan detox media sosial. Belakangan ini juga banyak YouTuber dan Instagrammer terkenal yang menjual sampai menutup akun mereka.

Mungkin terasa aneh pada awalnya, tetapi suasana hati Anda secara keseluruhan akan mulai meningkat saat Anda menjauh dari Instagram, Facebook, Twitter, dan situs media sosial lainnya.


5. Kegelisahan


Media sosial direkayasa untuk menjadi sama ketagihannya dengan rokok. Saya tidak melebih lebihkan pendapat, faktanya ketika Anda pertama kali berhenti menggunakan media sosial, Anda akan mengharapkan untuk merasakan kembali suasana di dalamnya.

Ini karena adanya rasa takut yang tertanam secara alamiah. Setelah beberapa lama, Anda bisa mulai menemukan sesuatu yang menghibur atau penting jika Anda menjauh dari media sosial.


6. Gangguan Hubungan Dunia Nyata


Apakah Anda terhubung dengan baik dengan orang lain secara online tetapi menemukan diri Anda tidak pernah terhubung secara langsung? Ini bisa dibilang introvert, tetapi kita semua masih memiliki kebutuhan untuk beberapa kontak manusia secara langsung.

Introvert bisa diartikan suatu bentuk kepribadian manusia yang berkaitan erat dengan dunia yang ada di dalam pikiran manusia itu sendiri. Jadi manusia yang memiliki sifat introvert cenderung lebih menutup diri dari kehidupan luar.

Sayangnya, orang-orang yang menghabiskan banyak waktu di situs media sosial berkata bahwa mereka merasa kesepian dan terisolasi dalam kehidupan nyata. Mereka juga lebih mungkin menderita sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Kabar baiknya adalah bahwa meskipun Anda introvert dan tidak nyaman dengan banyak interaksi langsung, Anda dapat meningkatkan mood Anda dengan hanya membawa diri Anda ke suatu tempat favorit Anda jika Anda lebih suka sendirian.

Jadi itulah alasan-alasan paling umum seseorang mulai detox media sosial, tidak ada yang lebih indah dari kehidupan nyata. Anda dapat mencintai, peduli sesama, dan membantu mereka yang membutuhkan Anda daripada banyak waktu habis untuk tertawa, sedih, takut, stres di depan layar media sosial Anda.

Jika Anda seorang penjual atau pemilik bisnis di media sosial tentunya tidak ada opsi untuk detox media sosial. Karena media sosial hanya menjadi alat pemasaran Anda.

Related Posts:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar