Skip to main content

follow us

Rokok - Barang ini selalu menjadi perdebatan baik di sekolah sampai pada rumah tangga, di kantor sampai pada tempat-tempat umum. Uniknya yang mengonsumsi barang ini malah lebih mengerti apa dampak buruknya ketimbang yang tidak mengonsumsinya.

Untuk apa dikampanyekan?
Untuk apa sampai turun ke jalan memakai kostum menyedihkan hanya untuk mengajak berhenti merokok?

Itu hanya akan membuat perokok berfikir bahwa kegiatan anti rokok sebatas lawakan. Hanya membuat remaja tidak peduli. Entah apa sebabnya tapi itulah kenyataanya. Berhenti merokok hanyalah tentang waktu dan kesadaran. Mengganti kampanye dengan mengangkat sebuah cerita pengalaman hidup seseorang yang terbebas dari rokok sudah cukup positif membantu menguatkan niat meninggalkan rokok.

Kebanyakan orang berhenti total merokok karena sakit yang mulai dialami, dan kesadaran yang tiba-tiba muncul dengan berbagai alasan, bukan berhenti karena takut dengan peringatan / spanduk menyedihkan / kampanye di jalanan.


Berhenti merokok, tidak hanya mengubah perilaku seseorang dan mengatasi gejala penarikan nikotin, namun juga menemukan cara yang lebih sehat untuk mengelola suasana hati. Dengan rencana permainan yang tepat, Kita bisa mematahkan kecanduan dan bergabung dengan jutaan orang yang telah membuang kebiasaan itu dengan baik.

Pada saat yang sama, tindakan merokok sudah tertanam dalam makanan sehari-hari bisa juga dikatakan sebagai hidangan penutup. Mungkin ini merupakan respons otomatis bagi perokok untuk merokok dengan kopi pagi, saat beristirahat dari pekerjaan atau sekolah, atau selama perjalanan pulang pada akhir hari yang panjang.

Mungkin teman, anggota keluarga, dan rekan perokok telah menjadi bagian dari cara perokok berhubungan dengan mereka. Agar berhasil berhenti merokok, kita harus mengatasi kecanduan dan kebiasaan rutinitas yang menyertainya.

Sebenarnya itu bisa dilakukan. Dengan dukungan dan kombinasi yang tepat, setiap perokok dapat berhenti, bahkan jika perokok sudah mencoba dan selalu gagal beberapa kali sebelumnya.

"Kebanyakan orang lebih baik dengan rencana yang disesuaikan untuk disimpan. Mereka di jalur sebuah rencana yang baik membahas tantangan jangka pendek untuk berhenti merokok dan tantangan jangka panjang untuk mencegah kekambuhan." Ini juga harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dan kebiasaan merokok.

Harus selalu untuk ditanyakan kepada diri sendiri apa dan seperti apa keuntungan nyata yang kita terima. Luangkan waktu untuk memikirkan jenis rokok, momen mana yang dipakai untuk merokok, dan mengapa? Ini akan membantu untuk mengidentifikasi tips, teknik atau terapi mana yang paling bermanfaat.

Jangan berhenti bertanya pada diri sendiri, seperti:
  • Apakah saya pecandu yang sangat buruk (lebih dari 12 batang sehari)?
  • Apakah saya lebih dari seorang perokok aktif?
  • Apakah ada aktivitas, tempat, atau orang yang saya asosiasikan dengan merokok?
  • Apakah saya merasa perlu merokok setiap saat?
  • Apakah saya meraih rokok saat saya merasa tertekan atau sedang sakit?
  • Apakah kegiatan merokok saya terkait dengan kecanduan lainnya, seperti alkohol atau perjudian?

Ini membutuhkan rencana dan persiapan,
  1. Mulailah rencana berhenti merokok dengan menetapkan tanggal berhenti. 
  2. Pilih tanggal dalam dua sampai tiga minggu ke depan, jadi Anda punya cukup waktu untuk mempersiapkan diri tanpa kehilangan motivasi Anda untuk berhenti. 
  3. Jika Anda merokok di tempat kerja, berhenti pada akhir pekan, jadi Anda punya waktu beberapa hari untuk menyesuaikan diri dengan perubahan itu. Dukungan positif sangat diperlukan. 
  4. Beritahu keluarga, teman, dan rekan kerja yang Anda inginkan untuk mengetahui rencana tersebut. Biarkan teman dan keluarga Anda berada dalam rencana untuk berhenti merokok dan memberi tahu mereka bahwa Anda memerlukan dukungan dan dorongan untuk berhenti. 
  5. Carilah teman yang sudah berhenti dan yang ingin berhenti merokok, dialah pasangan ideal Anda agar dapat saling membantu masing-masing melewati masa-masa sulit.
  6. Jangan melawanya untuk berhenti dengan cepat. Coba mulai dengan mengantisipasi dan merencanakan tantangan yang akan Anda hadapi saat berhenti merokok. 
  7. Hapus rokok dan produk tembakau lainnya dari rumah, mobil, dan pekerjaan Anda. 
  8. Buang semua rokok Anda, Lighters , asbak, dan korek api. Lakukan sesuai jadwal yang sudah Anda atur.


Inilah jalan terakhir dari semua permasalahan sulitnya berhenti merokok


Jika tak ada perubahan dan Anda terasa berat untuk meninggalkanya, pindah negara bisa jadi solusi paling jitu. Pindah ke negara yang mengharamkan rokok atau yang menganggap itu tabu.

Jika terkendala biaya dan keluarga merokoklah sebanyak mungkin, biarkan mereka(rokok) sendiri yang membantu Anda mengakhiri hidup Anda dengan cara yang menyedihkan. Karena sekeren dan sehebat apapun pembelaan untuk rokok, pada akhirnya merokok itu tetaplah salah besar.

Semoga bermanfaat, setidaknya memberikan secuil tambahan motivasi untuk Anda.

Related Posts:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar